![]() |
| Catatan Harian |
Dy aku meringgis mengemis
setelah hujan habis
dicerca Iblis
Untuk sebuah Nama
Dy aku diantara hujan tangis
hampir-hampir histeris
Untuk Sebuah Nama
dy dia dalam cerita
sebuah hayalan saja
hingga tidak jua berada
hanya berada dibalik kulit kepala
Untuk sebuah Nama
dy ternyata mereka telah duluan menggila
mereka adalah Sang pencela
mencela yang benar saja
bukan kepada kebohongan belaka
aku siap untuk
tetap
aku sudah
untuk sebuah
aku akan menunggu
untuk lagu rindu
dan aku mati
untuk sebuah kata
sunyi............
pada
Jalan-jalan ini
BiNTanG SaNg Jalang

No comments:
Post a Comment