Namanya Muhammad, sebuah nama yang dari aku kecil sampai sekarang tetap kudengar dan ku pelajari. namanya Muhammad selalu setiap saat disebut nama tersebut seluruh penduduk Bumi bergema lantunkan selawat untuknya. selalu setiap nama tersebut di lantunkan orang-orang larut tenggelam dalam lautan emosional cinta kaih yang medlam kepada sosok itu..
yaa..sosok itu terkadang yang selalu menggelitik otak dan pikiran nakalku. terserah jika ada orang yang menganggapku tabu dan aneh yang terpenting bagiku adalah sosok tersebut merupakan kondisi kesandiwaraan manusia terhadap kisah-kisah cintanya yang begitu dramatisir nan palsu, dan terkadang aku juga termasuk dari bagian itu.. aku malu menuliskan ini sebenarnya. aku malu kepada diriku seandainya aku dapat bershalawat dengan perbuatan yang benar.berbuat berdasarkan mkna sholawat yang aku amalkan bukan sekedar ucapan serupa sekelumit mantra.
kawan..kau tahu tidak... sepertinya kita bisa belajar dari makna filosofi peribahasa Cinta Itu terbukti dengan perbuatan, bahwa sesungguhnya, makna cinta kita terhadap Sang Pemilik Nama Terpuji tersebut masih melintasi batas-batas literasi, masih terjebak kepada berhala nama tersebut, aku berani bilang begitu, Nama MUHAMMAD telah memberhala di hati Manusia saat ini, lapfazh sholawat bergeser menjadi sekelumit mantra-mantra agar dapat jatah kebebasan pertolongan di hari kemudian,.. bagi kita, nama Muhamamad adalah tiket masuk dalam barisan orang-orang yang terselamatkan di yaumil akhir kelak, lantas kita bilang aaamiinn...itu saja untuk zaman ini, tidak lebih...!
kawan...muhammad bagi aku, kau dan kita adalah gambaran idealitas kreasi Allah yang tertinggi sehingga seakan dia adalah sosok yang sulit tergambar jelas oleh kanvas kenyataan.kita terjebak berita-berita idealisme tentang Muhammad, Kabar Muhammad bagiku seperti sebuah kabar yang melangit dan ulit untukmenggapai seutuhnya tentang Muhammad sejatinya.
ah..bagiku Muhammad sudah..tak ada lagi selain Muhammad yang hebat,selebihnya adalah beo-beo yang mengikuti Muhammad tanpa pernah meneladani menghadirkan jiwa Muhammad itu sendiri didalam hati, bagaimana dengan Muhammad-Muhammad kecil di hati kita? kita takkan pernah Tahu. Muhammad adalah sebuah realitas Subjektif jika disniggung tentang Muhammad oleh musuh-musuhnya maka seluruh penduduk Bumi akan menghardik dan menghujatnya, tanpa disadari betapa banyak dengan senang hati, tertawa, merasa benar menginjak-injak ajaran Muhammad. berbuat mengatas nama kan kemurnian ajaran Muhammad, bertindak kasar kejam dan bengis atas nama Sucinya.
ahh.. aku malu jadi pengikut mu.... Wahai Muhammad Kisahmu masih melangit, kami membumikan ajaran-ajaran melangitmu itu tanpa pernah membumikan , mereduksi, mengeneralisasi konsep ajaran-ajaranmu secara komprehensif, menjiwa didada dan menurani di hati kami.Tuhan..salawat dan slam untukmu
No comments:
Post a Comment