Ya Allah..!!! naikkanlah Trafficku...

Saturday, March 9, 2013

makna Kehidupan

Perjalananku
lama sudah tidak posting ...aku ingin sesuatu yang lain disini, dimana tiada lagi aturan-aturan yang membuat Perjalanan hisup ini serasa penuh dengan kebekuan-kebekuan yang menjadikan segalanya stagnan. aku ingin terbang bersama sayap-sayap aksara di mana segala sesuatu hanya dapat diungkapkan dengan kata-kata..

kawan...kau tahu ketika keraguan membius mati otak kita tanpa pernah menjadikannya sebagai proses kontemplasi pembelajaran bagi  Kaum Yang berfikir, maka secepat kilat kebodohan menghampiri rahasia hidup sehingga perjalanan akan terasa makin menyeramkan penuh dengan pertanyaan....

kawan... aku berada dalam dimenci aksara lepas saja, tanpa pernah memandang apa dan bagaimana makna filosofi yang dikehendaki Tuhan Melaluiku.. aku ingin segalanya nanti akan menjadi akhir dari hidup yang selalu haus mencari, setetes kebenaran yang mutlak terselip dari sesuatu yang nisbi dan relatif. aku ingin membendung keraguan dengan sejumlah ilmu yang kumiliki saat ini namun aku menyadari, aku ini kecil dengan seperangkat ilmu yang amat dangkal aku gelisah mencari, menemui...

kawan...

dari beberapa sekian kemungkinan dan harapan, kita ingin menemui jejaring hakikat kehidupan sebenarnya. segala kondisi turut berperan membentuk stigma paradigma dan kepribadian kita dalam menilai kehidupan ini. kita terus tergerus arus, amat dalam, kita ukir sepercik kehidupan dengan beberapa makna yang kabur, aku adalah bagian dari kegelisahan hamba mencari dan menanti... pasti hingga ketika kehidupan sebenarnya mengejar dan kita tak pernah bisa menghindar.itu lah kematian kawan..

kehidupan menjgajarkan kita makna kematian karena kematian sejatinya merupakan kehidupan sebenarnya, kita adalah lamunan yang diakhiri oleh penutuphidup... dialah kematian...semoga kita adalah sang Hidup yang selalu merefleksi kematian untuk menghidupkan hati yang mengalami kematian dalam kehidupan.
yaaa...mati karena tergerue terus..senantiasa hingga dia menmukan kehidupan yang sebenarnya itu.



BiNTaNg

No comments:

Post a Comment